Google+

Saturday, March 16, 2013

Sakit Masuk Angin atau catching cold

Sakit Masuk Angin atau catching cold

Masuk Angin
Masuk Angin
Masuk angin adalah suatu "penyakit" yang disebabkan karena berkumpulnya gas yang tidak merata di dalam tubuh. Masuk Angin diyakini menjadi penyakit yang nyata, namun saat ini belum ada bukti medis untuk mendukung klaim ini. Penyakit ini mirip influenza karena gejala dan penyebabnya hampir sama. Masuk angin biasanya dianggap sekadar mitos di dunia kedokteran tetapi kenyataannya banyak sekali penderitanya.

Hanya orang Indonesia yang menderita masuk angin sedangkan orang asing tidak pernah mengalaminya. Kalangan ekspatriat di Indonesia tentu bingung dengan istilah masuk angin, penyakit yang dipahami disebabkan angin yang masuk ke tubuh. Mereka baru mengerti setelah mendengar kata catching cold. Istilah masuk angin ini paling tepat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi catching cold. Dan masuk angin yang ini rupanya sering dibahas dalam forum kaum ekspatriat di internet


Biasanya penyebab utamanya adalah udara dingin yang berlebihan. Contohnya adalah terlalu lama di ruangan AC, bermain hujan-hujanan, cuaca yang dingin, dan lainnya. Penyebab lainnya adalah terlalu banyak tertawa, salah makan, kurang kentut, atau karena terlalu lelah. Masyarakat langsung menyebut masuk angin setiap kali merasa badan tidak enak. Badan tidak enak yang dikarenakan masuk angin, umumnya terjadi di masa pergantian cuaca dari musim kemarau ke penghujan atau sebaliknya (pancaroba). Di masa peralihan itu angin seringkali bertiup kencang. Angin sering disalahkan karena masuk ke tubuh tanpa permisi dan menyebabkan badan terasa tak enak. Angin sering dituduh masuk ke tubuh tanpa permisi ketika tubuh terekspos angin yang bertiup kencang.

Saat di musim bukan pancaroba pun "angin tak diundang" ini sering menghinggapi orang-orang tertentu. Penyakit ini acapkali singgah di tubuh orang yang sering begadang, kurang tidur atau kurang istirahat. Gara-gara angin, penderitanya jadi merasa tak enak badan ketika bangun di pagi hari.

Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.

Sebenarnya penyebabnya bukan cuaca dingin, bukannya anginlah yang memicu terjadinya masuk angin. Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah. Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia. Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.

Cuaca dingin dapat menyebabkan rambut-rambut sel di saluran napas lambat bergerak. Padahal, mereka berfungsi untuk mengeluarkan lendir, bakteri, dan virus. Perlambatan ini juga menyebabkan seseorang menjadi rentan terkena infeksi seperti batuk, pilek, dan lain-lain.

Perihal perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus. Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual sehingga menekan nafsu makan.

Gejala masuk angin antara lain :
  • Tubuh terasa tidak nyaman (meriang/menggigil)
  • Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan)
  • Cegukan
  • Perut kembung
  • Mudah lelah
  • Sering mengantuk
  • Pilek
  • Demam
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Berkeringat dingin
  • Sulit untuk mengeluarkan kentut maupun bersendawa
  • Nafsu makan berkurang
Masuk angin ini termasuk penyakit penting tetapi kurang penting. Penting sebab meskipun di luar negeri tidak dikenal, di Indonesia banyak sekali penderitanya. Bisa dianggap kurang penting sebab ini termasuk penyakit yang hilang sendiri setelah penderitanya minum teh manis hangat atau air jahe hangat dan kerokan. Bisa juga dengan meminum teh peppermint, karena peppermint berfungsi sebagai dekongestan, ekspektoran dan antivirus yang dapat meredakan nyeri tenggorokan dan melegakan batuk.

Pengobatan yang biasanya dilakukan adalah dengan diurut, digosok dengan minyak gosok (dikerok), atau minum air hangat. Selama menderita masuk angin, penderita tidak boleh berada di ruangan dingin (terutama ruangan AC) dan tidak boleh terlalu lelah. Karena ini, banyak orang pernah tewas akibat heatstroke, yang merupakan kondisi medis yang nyata. Secara medis, dokter akan memberi parasetamol, vitamin, dan obat penenang. Dan tentu saja pasien dianjurkan untuk beristirahat.

Meskipun tidak mengenal istilah masuk angin, orang dari belahan dunia Barat mengatasi gejala pegal linu, kembung, batuk pilek, pusing, mual, dan lain-lainnya dengan memakan sup panas, minum obat flu yang dijual bebas, dan beristirahat di tempat tidur yang hangat. Tindakan mereka ini sama dengan yang dianjurkan para dokter. Dianjurkan untuk memilih sup ayam, karena sup ini berguna sebagai anti radang yang meredakan gejala masuk angin.


Untuk mengatasi masuk angin, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan dan akan kita bahas kali ini. Simak tips berikut ini:

Teh Manis

Cara ini adalah cara yang paling mudah, yaitu cukup minum teh manis yang masih hangat. Sebaiknya anda meminum teh seduh bukan teh celup, karena teh seduh lebih berkhasiat dibandingkan teh celup.

Jahe Hangat

Rempah dari akar ini sudah lama disebut-sebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari mual dan artristis sampai infeksi saluran nafas atas. Jahe dapat mengatasi masuk angin karena bersifat menghangatkan. Caranya, ambil 2 ruas jahe sebesar ibu jari kemudian haluskan sampai benar-benar halus. Masukkan jahe tersebut kedalam 1 gelas air hangat dan jahe hangat tersebut siap diminum. Jika anda tak tahan dengan rasanya, bisa juga dicampur dengan sedikit gula atau madu. Untuk penderita maag, sama seperti penanganan dengan teh peppermint.

Teh Mint

Caranya hampir sama dengan membuat teh biasa, tapi daun mint tak harus dalam keadaan kering karena daun mint sudah bisa mengeluarkan rasa khasnya walau tanpa dikeringkan. Caranya, gunakan 7-10 lembar daun mint, lalu rebus menggunakan 1 gelas air sampai mendidih. Biarkan hangat terlebih dahulu, lalu teh mint siap diminum.

Sup Panas

Sup panas juga dapat mengobat masuk angin, sebaiknnya anda membuat sup yang banyak mengandung sayuran.

Sup Ayam

Para peneliti dari Nebraska University menemukan bahwa sup berguna sebagai anti radang yang meredakan gejala masuk angin. Sup ayam relatif paling aman bagi penderita maag. Sup ayam juga sangat bagus sebagai pereda pilek atau influenza.

Bawang Putih

Mengandung senyawa allicin, yang terbukti punya fungsi antibakteri dan antijamur. Pada beberapa kasus, terutama penderita maag akut sebaiknya berhati-hati mengonsumsi bawang putih saat masuk angin.

Jus Jeruk

Vitamin C merupakan antioksidan alami dan membantu tubuh melawan infeksi. Buah jeruk penuh dengan vitamin C, jadi cobalah minum jus saat masuk angin. Jus jeruk mengandung asam lumayan tinggi, bila maag sedang kumat jangan minum jus jeruk kecuali kondisi perut sedang normal.

Teh Peppermint

Peppermint punya berbagai fungsi sebagai dekongestan, ekspektoran dan antivirus yang dapat meredakan nyeri tenggorokan dan melegakan batuk. Peppermint relatif aman bagi penderita maag, kecuali saat masuk angin juga menimbulkan rasa tak enak pada perut (maag kambuh) sebaiknya berhati-hati. Biasanya dokter melarang pasien maag meminum teh.

Ubi Merah

cara mengatasi masuk angin bisa dengan menggunakan ubi merah. Caranya, ubi merah kita kupas dan dicampur dengan air, jahe merah, butir biji pala yang sudah dimemarkan, 5 butir cengkeh, 10 butir kapulaga, 1 ibu jari kayu manis, 10 butir merica dan juga gula merah. Lalu kita rebus bahan-bahan tersebut menggunakan air secukupnya. Setelah selesai tunggu airnya hangat, kemudian airnya kita minum dan ubinya kita makan, dan harus kita minum secara teratur.

Daun Pepaya

cara mengatasi masuk angin bisa dengan menggunakan pilah daun pepaya. Caranya, cuci pilah daun pepaya tersebut hingga bersih, lalu rebus dengan air. Tunggu sampai airnya hangat kemudian diminum. Dan sebaiknya diminum secara teratur dua kali dalam sehari.

Daun Lidah Buaya

cara mengobati masuk angin juga bisa menggunakan daun lidah buaya. Caranya, cukup campur daun lidah buaya dengan jahe, kencur, dan temulawak, lalu rebus dengan air. Setelah selesai minum air rebusan tersebut selagi hangat.

Daun Mint

cara mengobati masuk angin bisa dengan menggunakan teh yang terbuat dari daun mint. Caranya cukup mudah dan sama seperti halnya kita membuat teh biasa. Gunakan 7 sampai 10 lembar daun mint, kemudian rebus menggunakan 1 gelas air hingga mendidih. Setelah selesai biarkan air tersebut menjadi hangat, dan teh daun mint pun siap untuk kita minum.

Kerokan

Cara Alami Mengobati / Mengatasi Masuk Angin. Ini adalah yang paling sering dilakukan ketika masuk angin dan hampir semua orang pernah melakukannya. Gunakan minyak urut atau balsem sebelum tubuh anda dikerok agar efeknya lebih terasa dan jangan lupa menggunakan koin.

Berbeda dengan masyarakat Barat, masyarakat Indonesia khususnya dari Pulau Jawa mengatasi masalah masuk angin dengan minum teh hangat atau air jahe hangat. Untuk menghangatkan badan, tubuh dibaluri minyak telon atau minyak kayu putih. Meski demikian, tindakan yang paling populer untuk mengusir angin adalah kerokan.

Penderita maag atau penderita keluhan lambung harus berhati-hati dengan jahe. Alih-alih menyembuhkan masuk angin, jahe bisa membuat iritasi lambung jadi tambah parah. Jahe yang merupakan rempah dari akar ini sudah lama disebut-sebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari mual dan artristis sampai infeksi saluran nafas atas. Bawang Putih yang mengandung senyawa allicin, terbukti punya fungsi antibakteri dan antijamur. Meminum Jus Jeruk, karena buah jeruk penuh dengan vitamin C. Vitamin C merupakan antioksidan alami dan membantu tubuh melawan infeksi.

Inilah yang Terjadi Saat Anda Masuk Angin dan Lalu Kerokan

Beberapa literatur kesehatan menyebut, masuk angin penyakitnya orang Indonesia. Di luar negeri tidak ada istilah masuk angin. “Masuk angin bisa jadi karena hipoglikemia (kadar gula darah rendah, di bawah normal-red). Ini dipicu telat makan. Jika telat, gula darahnya drop. Lalu keluar keringat dingin, kurang konsentrasi, sakit kepala. Intinya kurang enak badan,”. Orang awam memberi pertolongan pertama dengan teh manis hangat.

Rasa manis di dalam teh berasal dari gula. Nah, gula ini yang mengatrol merosotnya kadar gula darah. Lalu, bagaimana dengan kerokan? Kerokan itu metode tradisional. Banyak yang nyaman dengan metode yang satu ini. Prinsip dasar kerokan adalah memasukkan zat ke dalam tubuh lewat pori-pori.

Ketika kerokan, pinggiran logam mata uang menggores permukaan kulit kita. Goresan yang berulang membuat pori-pori melebar. Tindakan ini membuat panas tubuh (demam-red) lebih gampang keluar sehingga suhu tubuh yang semula meninggi berangsur melorot. Ketika kerokan berlangsung, pinggiran uang logam menekan permukaan kulit. Artinya, ada penekanan seperti terjadi pemijatan.

Ini memberi efek pemanjangan pada otot-otot yang memendek karena peradangan. Gerakan ini memberi efek positif. Rasa pegal dan nyeri berangsur sirna seiring dengan tubuh yang diistirahatkan. Yang perlu diperhatikan, orang sering salah kaprah soal masuk angin.

“Orang merasa masuk angin kemudian asal kerokan. Padahal patut dicamkan, gejala penyakit jantung pun menyerupai masuk angin. Nyeri di dada, mual, ingin muntah, dan sakit di dada yang tidak khas. Itu sebabnya, kita beberapa kali mendengar ada orang masuk angin meninggal setelah dikerok,”.

Jadi patut diingat, masuk angin hanya istilah. Ia bukan penyakit, melainkan gejala. Selain teh manis hangat atau wedang jahe hangat, yang perlu Anda lakukan jika masuk angin bertandang, bertanya kepada penderita, sudah makan belum? “Kalau sudah, kapan terakhir kali dia makan? Ini berhubungan dengan hipoglikemia”.

Tips Pijat Mudah Menghilangkan Masuk Angin


UNTUK menghilangkan gangguan masuk angin bisa dilakukan dengan pijat. Pijatan dilakukan dengan menekan sambil mendorong atau menggosok dengan telapak tangan. Lakukan di seluruh permukaan pinggang, punggung, tengkuk dan bahu hingga pori-pori kulit merasa hangat.

Gosokan (eflurage) mempergunakan seluruh permukaan telapak tangan dan jari-jari yang menempel pada pinggang bagian bawah. Pijatan bisa menggunakan satu tangan atau kedua belah tangan. Gerakan pijatan, menekan, mendorong menuju ke arah jantung.

Sikap dan bentuk telapak tangan dan jari-jari, adalah selalu menyesuaikan bentuk daerah pinggang, punggung, tengkuk dan bahu. Pijatan dilakukan dengan supel kontinyu, dimulai dari pelan, semakin cepat, kuat, tambah cepat dan keras hingga tubuh merasa hangat dan nyaman.

Terapi massage dilakukan selama lebih kurang 25-30 menit. Eflurage adalah berfaal untuk:
  1. Melancarkan peredaran darah terutama pada pembuluh darah balik, dan getah bening.
  2. Membantu memperbaiki proses metabolisme.
  3. Menyempurnakan proses pembuangan sisa-sisa pembakaran atau mengurangi kelelahan.
  4. Membantu mempercepat proses absorpsi pada daerah peradangan.Mengembalikan rileksasi jaringan dan organ serta menghilangkan rasa nyeri, pegal, masuk angin dan gangguan sirkulasi.

Cara Mengatasi Masuk Angin:

Makan secara teratur
Apabila anda terserang masuk angin, biasakan untuk makan secara teratur dan juga menkonsumsi vitamin baik dari alam ataupun berupa suplemen. Vitamin ini baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga masuk angin dapat direda. Cara mengatasi masuk angin ini cukup efektif dan juga tentunya dapat anda terapkan dengan mudah. Untuk menunjang keberhasilan dalam mengatasi masuk angin, sebaiknya jika anda mengendarai sepeda motor gunakan jaket yang tebal.

Hindari minuman dingin
Jika anda sedang masuk angin jangan minum air minum yang dingin. Anda dapat minum wedang jahe sebagai alternatif pilihan untuk menghangatkan tubuh anda. Selain itu anda dapat mengoleskan minyak kayu putih atau balsem pada bagian perut anda, jika ingin yang lebih ekstrim lagi, andabisa melakukan kerokan tetapi jangan terlalu berlebihan dalam memberikan tekanan karena dapat mengiritasi kulit.

Terapi lain
Cara mengatasi masuk angin yang terakhir ini cukup unik yaitu dengan mengisi sebotol air mineral dengan air panas, kemudian tambahkan air dingin sampai hangat. Rebahkan tubuh anda dan guling-gulingkan botol di atas perut anda.

Penderita yang akan sembuh biasanya ditandai dengan keluarnya angin melalui anus (kentut) atau melalui mulut (bersendawa), dan terkadang bisa juga ditandai dengan muntah (hanya 1-2 kali,bukan terus-menerus). Umumnya bau kentut penderita masuk angin hampir atau tidak menyengat sama sekali.

Yoga Untuk Mengatasi Masuk Angin dan Perut Kembung

Ketika kepala Anda sakit dan hidung anda sudah mulai mampet, pergi ke kelas yoga mungkin bukan pilihan terbaik. Daripada benar-benar mengabaikan olahraga anda, lebih baik anda melakukan gerak yoga untuk meringankan beban anda tersebut.

Beberapa posisi yoga terbukti efektif mengatasi perut kembung. Buang angin atau kentut selama latihan yoga adalah hal yang wajar terjadi. Gerakan yoga akan menenangkan sistem tubuh dan menggerakkan area perut dimana gas atau angin menumpuk di saluran pencernaan.

Yoga Pavanamuktasana
Yoga Pavanamuktasana dan Apasana

Yoga Pavanamuktasana

Gaya Wind-Releasing (Yoga Pavanamuktasana) dan Yoga Apanasana secara lembut menekan dan merangsang pergerakan angin di saluran pencernaan.

Upside Down Seal Pose Yoga
Yoga Viparita karani Mudra

Yoga Viparita Karani Mudra

Viparita Karani Mudra atau "Upside Down Seal pose / Foot Up Wall Pose" Membawa energi ke pangkal paha dan membuka daerah dada untuk memfasilitasi bernapas. ini akan menggerakkan gelembung gas ke usus, sehingga gas tersebut bs cepat dikeluarkan.
Dengan bagian belakang panggul pada guling ditempatkan 4-6 inci dari dinding, ayunan kaki ke dinding. Jatuhkan tulang duduk Anda ke ruang antara selimut dan dinding dan membuka lengan ke samping. Jika paha belakang terasa kencang, cobalah mengubah kaki sedikit, atau memindahkan memperkuat lebih jauh dari dinding. Tahan selama minimal lima menit.

Downward Facing Dog Pose
Yoga Adho Mukha Svanasana

Yoga Adho Mukha Svanasana

Yoga Adho Mukha Svanasana atau "Downward-Facing Dog Pose" (peregangan tulang belakang, paha belakang, betis, lengan atas) segitiga nungging ini bermanfaat untuk menguatkan tubuh bagian atas, dan karena posisi pinggul lebih tinggi dari hati bisa memperlancar sirkulasi.

Warrior Pose I, II, III
Yoga Virabhadrasana

Yoga Virabhadrasana

Virabhadrasana atau "Warrior Pose I, II, III" (peregangan pinggul, paha bagian dalam, dada, menguatkan quadriceps, perut, bahu) untuk melatih keseimbangan serta menguatkan saluran pencernaan.

Stretch of the east posture
Yoga Purvottanasana

Yoga Purvottanasana 

Purvottanasana atau "Stretch of the east posture" (pergelangan tangan, pinggul, lengan atas, kaki) gerakan ini bisa memperkuat lengan, pergelangan tangan dan kaki, bahu dan kaki, fungsinya untuk menguatkan pencernaan.

Spinal Twist pose Yoga
Yoga Ardha matsyendrasana

Yoga Ardha Matsyendrasana

Ardha Matsyendrasana atau "Spinal Twist pose" Gerakan ini kalau dilakukan dengan benar bisa memperkuat dan memperpanjang tulang belakang. Bagus juga buat liver sehingga kekebalan tubuh akan meningkat.

Standing Forward Bend Pose Yoga
Yoga Uttanasana

Yoga Uttanasana

Uttanasana atau Standing Forward Bend Pose, Membawa energi untuk kepala dan daerah pernapasan; membantu membersihkan sinus.
Berdiri dengan kaki selebar pinggul Anda terpisah dan beristirahat lengan Anda pada kursi kursi. Anda juga dapat menempatkan selimut di kursi kursi untuk padding tambahan. Tahan 2-5 menit.

Bridge Pose Yoga
Yoga Setu Bandhasana

Yoga Salamba Setu Bandhasana

Setu Bandhasana atau "Bridge Pose", Membuka dada dan meningkatkan sirkulasi ke tubuh bagian atas.
Sejajarkan dua guling atau 2-4 selimut di lantai menjalankan seluruh panjang tubuh Anda (ketinggian dukungan dapat bervariasi dari 6 sampai 12 inci). Duduk di tengah dukungan dan berbaring kembali. Geser ke arah kepala sampai bahu Anda sedikit menyentuh lantai. Buka lengan Anda ke samping, telapak tangan muncul. Istirahat dengan kaki Anda berbaring di guling atau dengan lutut ditekuk dan kaki Anda di lantai. Bersantai minimal lima menit.

Angle Bound Pose Yoga
Yoga Baddha Konasana

Yoga Baddha Konasana

Baddha Konasana atau "Angle Bound Pose", Membuka dada, perut, dan selangkangan; merelaksasi sistem saraf.
Duduk di lantai, lutut ditekuk ke arah dada. Membawa telapak kaki Anda bersama-sama dan biarkan lutut Anda membuka ke lantai. Mendukung paha luar dengan selimut dilipat pada ketinggian yang nyaman. Anda juga dapat menempatkan karung pasir pada setiap paha bagian dalam untuk memperdalam relaksasi. Lepaskan lengan ke samping dan melepaskan ketegangan. Bersantai di berpose untuk minimal lima menit.

Wide Angle Seated Forward Bend Pose Yoga

Yoga Upavistha Konasana

Upavistha Konasana atau "Wide Angle Seated Forward Bend Pose" atau spit yoga, Menenangkan organ-organ internal; menenangkan pikiran.
Duduk di lantai dengan Anda duduk tulang di tepi selimut dilipat. Meluruskan kaki Anda di depan Anda dan kemudian memisahkan mereka sejauh yang Anda bisa dengan nyaman. Istirahatkan tubuh bagian atas Anda pada guling atau (jika Anda lebih kaku) kursi kursi. Jika Anda menggunakan kursi, Anda dapat melipat lengan Anda pada kursi untuk lebih tinggi dan padding. Tahan pose selama tiga sampai lima menit

jadi, untuk mengatasi akibat dari masuk angin atau catching cold adalah dengan latihan Yoga setiap hari, tubuh jadi sehat, pikiran tenang dan daya tahan tubuh meningkat. selamat mencoba