Google+

Saturday, October 27, 2012

Posisi Bercinta - Missionaris Sampai Doggy Style

Posisi Bercinta - Missionaris Sampai Doggy Style

Pentingkah membahas posisi bercinta? Seks bukan teori, tapi praktik. Tapi, jika seks hanya praktik tanpa teori, yang terjadi adalah hubungan korslet, dari satu korslet kepada korslet lainnya. Ini sama saja dengan mengorbankan "senjata" Anda kepada sesuatu yang hollow, tanpa arti. Dan bagi wanita, ini sama saja meregang kaki demi menyambut agoni, memperlakukan Anda bagai satpam menggampar maling, bukannya kasih nyaman, malah mampir menampar lantas pergi.

Dalam urusan seks, teori sama pentingnya dengan praktik karena yang dikejar adalah kepuasan bersama. Untuk itulah, coba perankan beberapa posisi bercinta yang penulis jelaskan berikut ini, mudah-mudahan Anda beruntung dengan pasangan Anda.

Bercinta itu seolah mempersiapkan suatu upacara rohani yang sangat sakral dan sekelas dengan upacara pengibaran bendera. Ada pembukaanya, ada kedisiplinan dalam barisan, ada pembacaan doa, bahkan taklimat sang pemimpin upacara, ada penaikan bendera, tidak naik, paksa naik, dan ada bubar jalan semua peserta upacara.


Tubuh manusia itu ada semacam wilayah emosional yang perlu Anda telusuri. Posisi erogen pasangan itu berbeda dari masing-masing personal yang kelak akan menjadi referensi Anda dalam posisi bercinta. Ada yang pengin disentuh hidungnya. Ada yang menemukan kenyamanan ketika dijilat tengkuknya. Ada yang pengin dilumuri lilin, dan lain sebagainya. Jika memang itu yang dibutuhkan sebagai bagian dari posisi bercinta, ya silakan saja.

Berkaitan dengan posisi bercinta itu sendiri, Tuhan sangatlah maha adil. Setinggi apa pun diri Anda, dan sependek apa pun pasangan Anda. Poisisi wajah ketemu wajah, posisi bawah ketemu bawah. Walau ada kemungkinan ekstrem ketika posisi wajah (biasanya laki-laki mungil dengan pasangan wanita jangkung) ketemu dada, tidak masalah yang penting posisi bawah ketemu bawah.

Lalu, apakah posisi bercinta itu mengenai penetrasi Mr. P dengan Ms. V? Tidak juga. Kepuasan seksual itu lebih bersifat batiniah. Anda bila bisa "open house" dengan segala situasi, bukan berarti Anda seorang yang pervert atau cabul, dengan nafsu tidak terkendali. Tapi artinya, Anda perlu memahami beberapap prinsip dalam hidup yang bisa dilatih lewat pemahaman sosial dan kultural. Karena seks dan posisinya juga berkaitan dengan kenyamanan kultural tadi.

Pernahkah Anda mendengar tentang fatwa agama di suatu tempat yang mengharamkan perempuan melihat mentimun? Hal ini dikhawatirkan akan membawa fantasi seksual. Padahal, bila niat, ngapain mentimun? Wong alat seks semacam vibrator bisa dibeli diam-diam dengan harga diskon, ngapain mentimun? Namun itulah, seks pada akhirnya bukan soal penetrasi, tapi juga kenyamanan kultural yang dalam hal ini bisa dikategorikan sebagai kenyamanan sebelum benar-benar terjadi penetrasi.

Macam Posisi Bercinta

Secara eksplisit ketika semua perkara telah settle, lantas Anda bisa mempraktikkan beberapa cara ini, yang begitu umum dipraktikkan dan kebetulan secara naluriah manusia oke-oke saja terhadapnya dari masa ke masa. Di antaranya:

Posisi Bercinta - Missionaris

Dari namanya sudah jelas, posisi bercinta para missionaris, yang sejarahnya bisa ditelusuri oleh saran missionaris zending kristen ketika melihat orang-orang Fiji, Samoa, Melanesia, melakukan hubungan seks dengan cara yang tidak konvensional di mata mereka. Oleh karena itulah, para missionaris mengajarkan posisi yang lebih beradab itu. Perempuan di bawah, laki-laki menindih di atas dirinya. Terkesan membosankan, tapi lumayan nikmat jika dicoba

Posisi Bercinta - Berdiri

Seperti namanya, posisi bercinta ini dilakukan secara berdiri. Pasangan melakukan posisi bercinta sambil berdiri dengan dinding sebagai elemannya saat kedua pasangan berdiri. Dalam film yang Anda sering lihat, dua orang berdiri sepenuhnya tegak, tapi ini tidak benar-benar sangat praktis atau nyaman. Posisi dasarnya bekerja dengan cara pasangan menghadap dinding dan membungkuk, sementara sang pria menyangga dengan lengannya berada di pinggang sang wanita dan dirinya melakukan penetrasi sambil berdiri di belakang pasangannya.
Posisi bercinta sambil berdiri ini memilki variasi. Berikut ini variasi posisi bercinta sambil berdiri.

  • Saling berhadapan. Dengan meminta satu pasangan (wanita) menghadap dinding, dan satu atau kedua kaki sang wanita melilit pinggang pasangan mereka, tangan wanita di bahu sang pasangan.
  • Dua pasangan sama-sama menghadap dinding artinya keduanya saling membelakangi, dan dengan cara memeluk dari belakang Mr. P dapat menembus dari belakang.

Posisi bercinta sambil berdiri memiliki kelebihan dan kekurangan. Meskipun hal ini merupakan posisi bercinta yang bagus untuk seks di mana Anda sedang terburu-buru, tetap akan membutuhkan kekuatan otot, stamina, keseimbangan, dan konsentrasi untuk tidak terjatuh. Posisinya merupakan posisi bercinta yang mature dengan kemungkinan fantasi liar Anda terpenuhi, tapi Anda mungkin akan kapok ketika saat melakukannya kaki Anda terkena kram otot.

Tips tambahan untuk posisi bercinta dengan cara berdiri: Anda dapat dengan mudah mengubah sudut penetrasi hanya dengan menekuk lutut saja. Mengubah kedalaman penetrasi dengan mengangkat salah satu kaki pasangan Anda (jika Anda yang melakukan penetrasi). Anda dapat lekukan bagian belakang lutut sang pasangan di mana siku Anda bisa memberikan dukungan lebih lanjut. Memanfaatkan fantasi yang kita miliki dalam kepala kita. Posisi ini membangkitkan situasi seksual lebih agar agresif, dan dapat digunakan oleh kedua pasangan untuk mengeksplorasi sedikit permainan kekuasaan selama penetrasi.

Posisi Bercinta - Gelandangan

Dalam posisi ini, yang merupakan kombinasi dari misionaris dan posisi berlutut pada posisi bercinta. Pasangan pria berada di depan yang lain setengah berlutut dan menempatkan tangan mereka di bawah pinggul pasangan perempuan yang berbaring, lantas mengangkat mereka dengan cara memiringkan panggul mereka ke depan.

Teknik angkat gelandangan sangat bagus untuk meningkatkan sensasi pada saat posisi misionaris kurang begitu terasa memuaskan, karena memungkinkan Anda untuk menyesuaikan sudut penetrasi, yang seringkali merupakan keluhan dengan seks posisi misionaris. Anda pun dapat dengan mudah mengubah sudut penetrasi dengan menaikkan atau menurunkan bokong pasangan perempuan Anda pada saat pinggulnya sedang dalam genggaman tangan Anda.

Pasangan perempuan yang tengah dipenetrasi dapat menggunakan kedua tangannya dengan bebas pada saat mitra dirinya tengah mengangkat pinggul saat penetrasi. Jika Anda tengah berada di posisi matras yang keras maka tangan si perempuan yang bebas bisa menyangga dan membantu posisinya agar sama-sama seimbang.

Posisi bercinta ini memiliki manfaat, yaitu kedua pasangan dapat dengan mudah menyesuaikan tubuh mereka bahkan sedikit saja penyesuaian untuk perubahan yang signifikan di sudut dan kedalaman penetrasi. Bisa bertatapan muka dengan pasangan menawarkan banyak kedekatan fisik dan keintiman. Sangat baik posisi bercinta ini digunakan jika sang perempuan begitu kelelahan.

Posisi bercinta ini pun memiliki kekurangan, yaitu pria yang berada di atas memiliki sebagian besar kontrol dan bertanggung jawab untuk sebagian besar gerakan. Dan Anda pun perlu memiliki fleksibilitas, keseimbangan, dan kekuatan jika Anda berada tengah di atas.

Posisi Bercinta - Doggy Style

Posisi Kama sutra telah ada selama ribuan tahun dan digunakan untuk membantu pasangan untuk klimaks. Salah satu yang paling populer dan sering digunakan adalah posisi doggy style.

Posisi bercinta ini merupakan posisi mitos yang konon begini dan begitu. Secara sederhana, dilakukan dengan cara sama-sama berlutut, dan perempuan membungkukkan diri memperlihatkan bagian belakangnya untuk Anda manfaatkan dengan baik. Ketika Anda berpenetrasi Anda membutuhkan sedikit gerakan, tidak membuat lelah. Dan bagi perempuan pun tidak begitu melelahkan. Bahkan, Posisi ini bekerja dengan baik karena Anda bisa mendapatkan penetrasi yang dalam dan ini membantu untuk mengenai G-spot wanita.

Cara posisi ini dilakukan adalah perempuan dalam posisi merangkak dan kemudian pria mempenetrasi dari belakang. Ini adalah posisi yang bagus karena bersama dengan penetrasi yang mendalam, pria dapat menggunakan tangannya untuk membelai daerah vagina wanita. Dengan menggunakan teknik ini adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan pengalaman seksual terpuaskan dan menyenangkan.

Posisi ini yang tentu saja selain memiliki banyak sisi positif juga memiliki beberapa sisi negatif. Beberapa wanita romantis tidak suka karena tidak memungkinkan untuk menatap mata pasangannya. Juga lebih banyak aktifitas daripada sekedar berbaring datar.

Menggunakan posisi doggy style kama sutra juga bermanfaat karena dapat menimbulkan orgasme berulang. Perempuan tidak perlu khawatir tentang melakukan pekerjaan terlalu banyak karena pria yang mengendalikan. Ini membantu perempuan untuk menikmati penetrasi lebih dalam dan pada gilirannya mencapai orgasme.

Cobalah posisi bercinta ini di atas matras yang sedikit keras, dibandingkan dipan yang empuk karena posisi Anda bisa lebih rendah. Banyak varian dari Doggy Style. Namun sebanyak itu variannya, posisi ini tidak populer di kalangan pasangan yang penginnya yang serba normal saja.

Ingat bahwa penting untuk menjaga cara bercinta Anda baru dan berbeda. Salah satu cara terbaik adalah untuk mencoba posisi yang berbeda seperti dengan kama sutra. Anda akan menemukan bahwa kombinasi itu akan membantu Anda dan pasangan Anda memiliki pengalaman seksual yang lebih memuaskan.